Minggu, 13 Maret 2011

Tugas 2

                                BAB 1
PENDAHULUAN
1.1  Perlunya Investasi
Pada dasarnya setiap badan usaha yang menghasilkan , atau menjual sesuatu produk dengan tanpa melihat skala usahanya senantiasa akan terlihat dengan kebutuhan investasi baik untuk tujuan meningkatkan skala produksinya, memperbaiki efisiensi operasinya melalui kebijakan peremajaan alat-alat produktifnya, maupun dengan tujuan untuk mengadakan alat produksi baru guna memperluas bauran produk yang dihasilkannya.
Telah dimaklumi bersama,pada saat sekarang ini kegiatan perusahaan diorientasikan kepada pasar. Orientasi tersebut diselaraskan dengan tujuan esensil perusahaan untuk menghasilkan laba, sedang laba itu sendiri adalah surplus hasil penjualan di atas seluruh biaya kegiatan dan hasil penjualan diperoleh melalui pemasaran sediaan produk yang ada diperusahaan yang bersangkutan , baik yang hasilnya oleh Badan perusahaan lainnya.
Persoalan investasi ini senantiasa selalu melekat pada operasional perusahaan, baik karena desakan untuk mempertinggi efisiensi guna menekan biaya harga pokok maupun karena desakan untuk memekarkan bauran produk yang telah ada sekarang ini sekaitan dengan kebijaksanaan untuk menjawab permintaan pasar yang mengalami perubahan intensitas ataupun karena didorong oleh hasrat untuk memperluas segmen pasar yang dilayani.
1.2  Beberapa Pengertian

Dalam studi mengenai kelayakan investasi, setidak-tidaknya terdapat 3 istilah yang selalu dihadapi dan oleh karena itu, perlu diketahui  pengertiannya sejak awal, yaitu (a) Usulan proyek dan proyek (program investasi), (b) penganggaran pengeluaran modal (capital budgeting) dan (c) studi kelayakan investasi (feasibility study).


Persoalan investasi (proyek) merupakan sesuatu yang selalu muncul di dalam perjalanan perusahaan menuju kepada pewujudan sasarannya. Persoalan investasi (proyek) dapat terwujud dengan sasarannya apabila dibuat usulan proyek yang merupakan suatu ide atau gagasan untuk menghasilkan keluaran tertentu yang diduga mampu memberikan keuntungan yang memadai dalam waktu tertentu yang akan dating, keluaran mana dapat sebagai produk nyata (barang) dan dapat pula sebagai produk tidak nyata (metode produksi baru).
Usulan proyek yang memenuhi syarat untuk dipertimbangkan berubah status menjadi proyek atau program investasi yang akan diuji kelayakannya apakah memenuhi syarat untuk dilaksanakan atau tidak.
Investasi ini menurut James C van Home (1981) adalah kegiatan yang dilangsungkan yang memanfaatkan pengeluaran kas pada waktu sekarang ini dengan tujuan untuk menghasilkan laba yang diharapkan dimasa mendatang.
Sedang FitzGerald (1978) menyatakan bahwa invesrasi adalah aktivitas yang berkaitan dengan usaha penarikan sumber-sumber untuk dipakai mengadakan barang modal pada saat in dan dengan barang modal tersebut akan dihasilkan alian produk baru di masa yang akan dating.
Program investasi itu akan mempergunakan sumber-sumber yang ada pada saat sekarang ini dengan harapan bahwa pemakaian sumber-sumber tersebut mampu menyumbangkan manfaat ekonomis yang lebih besar di masa mendatang.

1.3  Aspek Studi Kelayakan Invesrasi
Aspek yang harus dikaji dalam mengerjakan sebuah studi kelayakan investasi ialah :
1)      Aspek Pasar dan Pemasaran
Studi tentang pasar dan pemasaran harus mampu menjawab pertanyaan menyangkut :
a)      Taksiran volume permintaan, baik permintaan industri maupun permintaan terhadap keluaran perusahaan yang diteliti. Taksiran volume permintaan ini setidak-tidaknya mencakup usia ekonomis proyek yang diestimasikan.
b)      Taksiran volume penjualan yang mampu dicapai serta estimasi mengenai andil pemasaran (market share)


c)      Program pemasaran , mencakup marketing mix strategy , serta taksiran siklus usia produk lengkap dengan kerangka kebijaksanaan yang direncanakan ditempuh pada setiap tahapan dalam siklus tersebut.
d)     Kebijaksanaan harga jual dan analisis hubungan kausalnya dengan harga produk saingan , baik yang dihasilkan di dalam negeri maupun yang di impor.

2)      Aspek Teknik Dan Produksi
Studi mengenai aspek ini harus mampu menjawab :
a)      Keterangan mengenai mesin yang diputuskan dibeli
b)      Pembekal dan kapasitas pembeka
c)      Pemilihan lokasi pabrik
d)     Desain proses produksi dan karakteristik proses produksi yang dipilih
e)      Persoalan limbah dan risiko pencemaran , termasuk ancang-ancang penanganannya
f)       Apakah tenaga kerja terdidik cukup tersedia sehingga kemampuan tenaga kerja tersebut selaras dengan jenis teknologi mesin yang tersedia
g)      Persoalan suku cadang dan reparasi alat/mesin

3)      Aspek keuangan
Studi mengenai aspek keuangan harus menjawab dan menjelaskan masalah yang menyangkut :
a)      Jumlah dana yang diperlukan , baik untuk keperluan investasi awal maupun untuk kebutuhan modal kerja.
b)      Sumber dana, biaya modal dan ancangan struktur modal yang layak
c)      Proyeksi anggaran kas yang merinci perkiraan arus kas masuk dan arus kas keluar.
d)     Pembuatan laporan keuangan

4)      Aspek Ekonomi dan Sosial
Aspek ini merincikan :
a)      Pengaruh proyek terhadap peningkatan penghasilan negara ( pajak pendapatan, PPn, pajak impor, pajak ekspor,dll)

b)      Pengaruh proyek kepada penerimaan dan penghematan devisa
c)      Sumbangan proyek kepada perluasan kesempatan kerja, serta proses ahli-teknologi
d)     Kegunaan umum yang disumbangkan kepada masyarakat , seperti jalanan , penerangan listrik , fasilitas kesejahteraan (sarana olahraga, sekolah, pusat pelayanan kesehatan)
e)      Hubungan proyek dengan proyek dengan proyek lainnya , khusus hubungan input-output .

5)      Aspek Organisasi dan Manajemen
Studi mengenai aspek ini harus mampu mengungkapkan :
a)      Selama fase pembangunan proyek , siapa pelaksana pembangunan proyek , pihak siapa yang melaksanakan studi dan penelitian
b)      Setelah proyek memasuki fase operasi komersial , bagaimana organisasinya , deskripsi jabatan, personil (jumlah formasi, jenjang jabatan dan syarat-syarat penerimaan dan promosi )

6)      Aspek Hukum
Studi tentang aspek hukum proyek harus menjelaskan :
a)      Bentuk hukum dari organisasi perusahaan kelak sesudah memasuki fase operasi komersial.
b)      Hubungan perburuhan , serta aturan mengenai pemutusan hubungan kerja (PHK).
c)      Akte pendirian dan izin-izin yang harus dimilki baik pada waktu melaksanakan persiapan , pelaksanaan pembangunan, maupun pada waktu memasuki fase operasi komersial
d)     Jaminan yang perlu disediakan apabila bermaksud akan menarik pinjaman baru.






Investasi sangat diperlukan oleh negara mana saja di permukaan bumi ini sebab dengan investasi kesempatan kerja diperluas dan produk barang atau jasa ditingkatkan. Sediaanya Investasi adalah kegiatan menarik dana kemudian menggunakannya untuk membeli barang modal pada saat ini sekarang ini, dan mengusahakan terwujudnya laba di masa mendatang.
Karena investasi itu berhadapan dengan masa mendatang yang penuh ketidakpastian , maka sebelum melaksanakan investasi perlu dilakukan studi kelayakan guna menentukan apakah program investasi itu dapat dilaksanakan dengan menguntungkan.
Studi kelayakan proyek berguna untuk menghindarkan pemakaian dana di sektor yang kurang , atau tidak menguntungkan. Serta bertujuan untuk meminimumkan risiko akan datang, sekaligus memaksimumkan kemaslahatannya di masa yang akan datang tersebut. Studi kelayakan tersebut diperlukan oleh investor dan oleh penyedia dana.
1.4  Pentingnya Penanaman Modal Asing

Hal ini mengingat kelangsungan pembangunan nasional dibutuhkan banyak dana. Dana yang dibutuhkan untuk investasi tidak mungkin dicukupi dari pemerintah dan swasta nasional.
Investasi asing di Indonesia dapat dilakukan dalam dua bentuk investasi, yaitu portofolio dan investasi langsung, Investasi portofolio dilakukan melaui pasar modal dengan instrumen surat berharga seperti saham dan obligasi. Sedangkan investasi langsung dikenal dengan PMA merupakan bentuk investasi dengan jalan membangun, membeli total atau mengakuisisi perusahaan.
Pembahasan Penanaman Modal Asing (PMA) tidak dapat dilepaskan dari peranan perusahaan multinasional. PMA hanyalah salah satu bentuk kegiatan bisnis perusahaan multinasional. Penanaman Modal Asing di Indonesia tidak hanya dilakukan oleh MNC yang kuat saja, namun banyak juga MNC kecil dan menengah menanamkan modalnya di Indonesia.



BAB II
    ISI

2.1 Menghitung Kebutuhan Investasi

            Sebuah proyek peruahaan memerlukan dua macam alokasi dana , yaitu :
a)      Dana untuk keperluan investasi inisial
b)      Dana untuk keperluan modal kerja

Investasi inisial mencakup pengadaan tanah , bangunan, mesin pabrik dan alat  kantor ,jasa-jasa (jalanan, air, energy listrik ,dll), kendaraan dan fasilitas lainnya.Dengan demikian , dengan mudah dapat diketahui faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah kebutuhan dana investasi yaitu dengan mengidentifikasi volume kebutuhan untuk setiap jenis sasaran investasi di atas.
Secara sederhana dapat dikatakan , bahwa jumlah dana investasi yang dibutuhkan di tentukan oleh :
a)      Luas dan harga tanah yang akan dibeli/diadakan
b)      Ongkos pematangan tanah (pengurukan,biaya akte jual beli, biaya sertifikat tanah, pemagaran)
c)      Jumlah dan luas bangunan , serta desain dari bangunan tersebut ( berapa buah, berapa luasnya,bertingkat berapa, jenis konstruksi)
d)     Jenis mesin yang akan diadakan dan jumlahnya
e)      Jenis mesin kantor dan jumlahnya , jenis mebelir dan jumlahnya , akan menentukan dana yang dibutuhkan untuk mengadakan mesin/alat kantor.
f)       Biaya pembuatan jalanan, khususnya di dalam komplek proyek.
g)      Air dan listrik apakah harus diadakan sendiri  atau pembekalannya  dapat diperoleh dari Perusahaan Air Minum (PAM) dan Perusahaan Listrik Negara (PLN)


h)      Kendaraan bermotor , biayanya ditentukan oleh jenis dan jumlah kendaraan yang akan dibeli.
Sedang untuk modal kerja, jumlah kebutuhan ditentukan oleh beberapa faktor, yaitu :
a)      Jumlah penjualan yang dianggarkan per tahun
b)      Tingkat perputaran modal kerja atau lamanya dana itu terikat dalam modal kerja dan
c)      Taksiran beban kas harian selain belanja produksi dan atau non-komersial.
 
 Semakin lama dana terikat dalam modal kerja akan menyebabkan perputaran modal kerja menjadi semakin berkurang dan pada gilirannya, akan menaikkan jumlah dana yang dibutuhkan. Sebaliknya, apabila periode terikatnya dana dalam modal kerja tidak lama (hanya dalam waktu singkat) maka tingkat perputaran modal kerja menjadi lebih besar dan kebutuhan modal kerja menjadi kecil.
Misalnya, target penjualan per tahun Rp 36.000.000,- dan modal kerja rata-rata yang tersedia untuk membelanjaipenjualan itu adalah Rp 10.000.000,-

Perputaran Modal kerja = Rp36.000.000  = Rp 3,6 kali
                                          Rp 10.000.000
Jadi, setiap Rp 1 dari dana modal kerja akan menghasilkan penjualan sebesar
Rp 3,60
            Andaikan manajemen mampu meningkatkan efisiensi operasi sehingga perputaran modal kerja menjadi 6 kali per tahun maka kebutuhan modal kerja menjadi
          
            Kebutuhan modal kerja =  Rp 36.000.000
                                                                6
                                                  =  Rp 6.000.000
            Penurunan kebutuhan               =  Rp 4.000.000




            Andaikan bunga modal @14% per tahun , maka perbaikan derajat efisiensi operasi menghemat dana bunga sebesar 14% x Rp 4.000.000 = Rp 560.000
Taksiran beban pengeluaran kas non-produksi atau non –modal kerja, ditutup dengan menyatakan kas minimal perkesatuan waktu yang diperlukan

2.2 Kebutuhan Dana Investasi Inisial
          
            Untuk memudahkan perhitungan mendapatkan jumlah dana investasi yang dibutuhkan , terlebih dahulu harus didefinisikan segala sesuatu yang akan dibelanjai dengan pengeluaran investasi dimaksud. Sesudah itu dirinci waktu pelaksanaan pembangunan proyek (dalam 1 tahun , atau lebih ). Terakhir harus dapat didefinisikan , apakah seluruh barang modal akan diadakan cukup dibeli di dalam negeri ataupun terdapat jenis barang modal yang harus diimpor. Jika seluruh barang modal yang dibutuhkan tersedia di dalam negeri, berarti proyek hanya memerlukan sediaan dana rupiah , sedang apabila sebagiannya ada yang masih harus diimpor maka proyek membutuhkan sediaan dana devisa.
Daftar 2.1 Tabel Perhitungan Kebutuhan Dana InvestasiJenis Kebuutuhan Dana    Tahun Pelaksana Proyek
1.      Pengadaan Aktiva berwujud :  

a.       Tanah Lokasi :    Rp
-          Harga Tanah    Rp
-          Pengurukan    Rp
-          Pemagaran    Rp
 Jumlah (a) :    Rp
b.      Bangunan  

-          Bangunan Pabrik    Rp
-          Bangunan Gudang    Rp
-          Bangunan Kantor    Rp
-          Bangunan Perumahan     Rp
Jumlah (b) :    Rp
c.       Mesin Pabrik    Rp
d.      Generator    Rp
e.       Mesin perkantoran    Rp
f.       Mebel Perkantoran dan Pabrik    Rp
g.      Kendaraan     Rp
h.      Lain-lainnya    Rp
Jumlah a s/d h :    Rp
2.      Aktiva Tak Berwujud  

a.       Biaya pendirian    Rp
b.      Biaya studi kelayakan    Rp
c.       Biaya Operasi percobaan    Rp
d.      Biaya hak cipta dan lain-lain    Rp
Jumlah a s/d d :    Rp
Jumlah 1 + 2 :     Rp


          

Tentu saja dalam praktek setiap unsur biaya yang dinyatakan harus dengan dukungan data yang akurat. Untuk tanah yang diperlukan data kontrak pembangunan, untuk mesin diperlukan faktor profoma, dan untuk jenis kebutuhan lainnya juga dengan bukti penawaran yang resmi dan dapat dipertanggungjawabkan.
            Langkah awal yang patut ditempuh dalam studi kelayakan proyek adalah menentukan jumlah dana yang dibutuhkan, baik untuk keperluan membelanjai investasi inisial maupun untuk membelanjai keperluan modal kerja.
            Jika kebutuhan dana sudah dapat didefinisikan , maka langkah berikutnya yang harus ditempuh ialah menentukan struktur modal. Di satu sisi struktur modal menjelaskan rasio antara modal sendiri dengan modal pinjaman , sedang sisi lain akan menjelaskan susunan sumber permodalan. Modal Sendiri bersumber dari dalam organisasi perusahaan yang bersangkutan dan merupakan bagian kebutuhan yang akan dipenuhi sendiri. Sedang modal pinjaman merupakan dana yang harus ditarik dari luar perusahaan . Menjadi kewajiban manajer  keuangan dan atau penyelia proyek untuk menghitung tingkat biaya modal tertimbang dari berbagai alternatif sumber eksternal dan pada gilirannya menentukan susunan pinjaman yang optimal, yaitu yang memiliki beban biaya modal yang paling minimum.
            Struktur modal yang patut dipilih diantara berbagai alternatif struktur modal yang diajukan didasarkan pada dua pertimbangan , yaitu besaran indeks leverage dan derajat mampu arus kas


2.3  Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN)

 Penanam modal dalam negeri (PMDN) adalah perseorangan warga negara Indonesia, badan usaha Indonesia, negara Republik Indonesia, atau daerah yang melakukan penanaman modal diwilayah negara Republik Indonesia.





Dokumen pendukung permohonan:
1.         Bukti diri pemohon :
a. Rekaman Akte Pendirian perusahaan dan perubahannya untuk PT, BUMN/ BUMD, CV, Fa; atau
b. Rekaman Anggaran Dasar bagi Badan Usaha Koperasi; atau
c.Rekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk Perorangan.
2.         Surat Kuasa dari yang berhak apabila penandatangan permohonan bukan dilakukan oleh pemohon sendiri.
3.         Rekaman Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) pemohon.
4.         Uraian Rencana Kegiatan :
a. Uraian Proses Produksi yang dilengkapi dengan alir proses (Flow Chart), serta mencantumkan jenis bahan baku/bahan penolong, bagi industri pengolahan; atau
b. Uraian kegiatan usaha, bagi kegiatan di bidang jasa.
5.         Bagi bidang usaha yang dipersyaratkan kemitraan :
a. Kesepakatan/perjanjian kerjasama tertulis mengenai kesepakatan bermitra dengan Usaha Kecil, yang antara lain memuat nama dan alamat masing-masing pihak, pola kemitraan yang akan digunakan, hak dan kewajiban masing-masing pihak, dan bentuk pembinaan yang diberikan kepada usaha kecil.
b. Akta Pendirian atau perubahannya atau risalah RUPS mengenai penyertaan Usaha Kecil sebagai pemegang saham, apabila kemitraan dalam bentuk penyertaan saham.
6.         Surat Pernyataan di atas materai dari Usaha Kecil yang menerangkan bahwa yang bersangkutan memenuhi kriteria usaha kecil sesuai Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1995.
2.4 Proses pengurusan:
1.         Pemeriksaan dan persiapan permohonan MODEL I / PMDN
2.         Pengajuan dan monitor permohonan
3.         Persetujuan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN)


4.         Akta Pendirian Perusahaan dari Notaris
5.         Surat Keterangan Domisili Perusahaan
6.         NPWP – Nomor Pokok Wajib Pajak
7.         Pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
8.         SPPKP – Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak
9.         TDP – Tanda Daftar Perusahaan

2.5  Realisasi Penanaman Modal

Realisasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) berdasarkan sektor usaha (5 besar) adalah: Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi (Rp6,9 triliun; 6 proyek); Industri Makanan (Rp5,7 triliun; 56 proyek); Listrik, Gas dan Air (Rp4 triliun; 9 proyek); Tanaman Pangan dan Perkebunan (Rp1,7 triliun; 44 proyek); Industri Kimia Dasar, Barang Kimia dan Farmasi (Rp0,8 triliun; 28 proyek). Sedangkan realisasi PMA berdasarkan sektor usaha (5 besar) adalah Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi (US$1,9 miliar; 54 proyek); Listrik, Gas dan Air (US$0,3 miliar; 16 proyek); Industri Makanan (US$0,2 miliar; 77 proyek) dan Tanaman Pangan dan Perkebunan(US$0,2 miliar; 59 proyek); Pertambangan (US$0,2 miliar; 70 proyek).
Terjadi peningkatan realisasi investasi di luar Jawa tahun 2010 jika dibandingkan dengan tahun 2009 sebesar 36,4%, dari nilai realisasi Rp9,76 triliun menjadi Rp13,3 triliun. Realisasi PMDN berdasarkan lokasi proyek (5 besar) adalah Jawa Barat (Rp11,3 triliun; 46 proyek), Banten (Rp3,8 triliun; 39 proyek); Sulawesi Selatan (Rp2,1 triliun; 6 proyek); Kalimantan Timur (Rp1,9 triliun; 20 proyek) dan Sulawesi Barat (Rp0,7 triliun; 2 proyek). Sedangkan realisasi PMA berdasarkan lokasi proyek (5 besar) adalah DKI Jakarta (US$2,2 miliar; 274 proyek); Jawa Barat (US$0,4 miliar; 295 proyek); Jawa Timur (US$0,3 miliar; 53 proyek); Banten (US$0,2 miliar; 129 proyek); dan Kalimantan Tengah (US$0,2 miliar; 19 proyek).
Realisasi PMA berdasarkan asal negara (5 besar) adalah Singapura (US$2,3 miliar; 157 proyek); Inggris (US$0,2; 84 proyek); Jepang (US$0,1 miliar; 151 proyek); Belanda (US$0,1 miliar; 44 proyek); Korea Selatan (US$0,1 miliar; 143 proyek).

Dari sebaran lokasi proyek, terlihat peningkatan aktifitas penanaman modal di luar Jawa yang signifikan pada tahun 2010 sebesar 32,9% (Rp68,5 triliun) sedangkan pada periode yang sama tahun 2009 hanya sebesar 18,5% (Rp25,0 triliun). Apabila dibandingkan dengan nilai realisasi di luar Jawa tahun 2010 dengan tahun 2009 terjadi peningkatan sebesar 174%.
Realisasi PMDN berdasarkan sektor usaha (5 besar) adalah: Industri Makanan (Rp16,4 triliun; 208 proyek); Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi (Rp13,8 triliun; 46 proyek); Tanaman Pangan dan Perkebunan (Rp28,7 triliun; 238 proyek); Listrik, Gas dan Air (Rp4,9 triliun; 47 proyek); dan Jasa Lainnya (Rp3,3 triliun; 92 proyek).
Sedangkan realisasi PMA berdasarkan sektor usaha (5 besar) adalah Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi (US$5 miliar; 154 proyek); Pertambangan (US$2,2 miliar; 298 proyek); Listrik, Gas dan Air (US$1,4 miliar; 59 proyek); Perumahan, Kawasan Industri dan Perkantoran (US$1,1 miliar; 89 proyek) dan Industri Makanan (US$1,0 miliar; 250 proyek).
Realisasi PMDN berdasarkan lokasi proyek (5 besar) adalah Jawa Barat (Rp15,8 triliun; 136 proyek), Jawa Timur (Rp8,1 triliun; 117 proyek); Kalimantan Timur (Rp7,9 triliun; 64 proyek); Banten (Rp5,8 triliun; 97 proyek) dan DKI Jakarta (Rp4,5 triliun; 104 proyek).
Realisasi penyerapan tenaga kerja Indonesia selama Tahun 2010 mencapai 463.012 orang yang terdiri dari proyek penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebanyak 133.053 orang sedangkan untuk proyek penanaman modal asing (PMA) sebanyak 329.959 orang. Apabila dibandingkan dengan penyerapan tenaga kerja tahun 2009 (303.537 orang) terdapat peningkatan sebesar 52,5%.
“Provinsi di luar pulau Jawa yang mengalami perkembangan pesat kegiatan investasinya pada tahun 2010 adalah Kalimantan Timur (2010: Rp17,8 triliun; 2009: Rp0,8 triliun), Kalimantan Tengah (2010: Rp8,8 triliun; 2009: Rp1,5 triliun), Sulawesi Selatan (2010: Rp7,2 triliun; 2009: Rp0,7 triliun), Nusa Tenggara Barat (2010: Rp3,8 triliun; 2009: Rp0,2 triliun) dan Sumatera Selatan (2010: Rp3,4 triliun; 2009: Rp1,1 triliun). Pencapaian tersebut tentunya didukung pula oleh perbaikan pelayanan investasi di daerah dengan semakin banyaknya Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di bidang

Penanaman Modal yang telah diimplementasikan oleh berbagai Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota serta koordinasi pusat daerah yang semakin baik. Hal ini akan semakin baik lagi jika kita terus bahu-membahu dalam meningkatkan iklim investasi Indonesia”, jelas Gita Wirjawan.
Target Realisasi Investasi Tahun 2011 Target realisasi investasi PMDN dan PMA tahun 2011 sebesar Rp 240 triliun (meningkat 15% dari realisasi investasi PMDN dan PMA tahun 2010). Dengan adanya penyempurnaan kebijakan yang terkait investasi, perbaikan pelayanan investasi dan pemberian berbagai tambahan fasilitas fiskal bagi kegiatan penanaman modal dan juga percepatan pembangunan berbagai infrastuktur di harapkan target tersebut dapat tercapai.
Hukum Penanaman Modal : Sejarah dan Perkembangan penanaman modal II
Kebijakan Penanaman Modal di Indonesia
• Sebelum 2007, Indonesia memiliki 2 undang-undang di bidang penanaman modal, yaitu (1) UU no 1 tahun 1967 ttg penanaman modal asing . (2) UU no 6 tahun 1968 ttg penanaman modal dalam negeri
• Keduanya telah diamandemen pada tahun 1871
• Mulai 2007 : UU no 5 tahun 2007 tentang penanaman modal (UUPM), diikuti dengan serangkaian PP dan peraturan di bawahnya
Kebijakan penanaman modal di Indonesia
• UU PMA 1967 bertujuan untuk:
O Mengundang investor dari berbagai penjuru dunia
O Merehabilitasi perekonomian Indonesia
O Diadakannya pembatasan minimum untuk investor asing, baik dalam hal bidang usaha, kerjasama, maupun lokasi usaha.
• UU PMDN 1968 bertujuan untuk :
O Mengundang investor dalam negeri untuk berpartisipasi dalam setiap peluang investasi
O Mendorong warga Negara Indonesia menjadi tuan rumah di negeri nya sendiri
O Tidak diadakan pembatasan sebagaimana diberlakukan bagi investor asing
Kebijakan penanaman modal di Indonesia
• Tujuan dari dibuatnya UU PM 2007
O Meningkatkan pertumbuhan perekonomian nasional
O Menciptakan peluang dan lapangan pekerjaan
O Meningkatkan daya saing dari lingkungan bisnis di tingkat nasional
O Meningkatkan kesejahteraan masyarakat
O Meningkatkan kapasitas teknologi nasional
• Tahun 2006, pemerintah mengeluarkan paket kebijakan dan perbaikan iklim investasi melalui INPRES no 3 tahun 2006
• Tujuannya untuk memenuhi tuntutan dunia usaha untuk perbaikan iklim investasi yang dibutuhkan untuk meningkatkan kegiatan investasi, dan mendorong percepatan pertumbuhan perekonomian yang dibutuhkan untuk membuka lapangan pekerjaan baru, meningkatkan penghasilan masyarakat dan mengurangi kemiskinan
International development
• Berdasarkan world investment report 2004 ttg daya tarik investasi di beberapa Negara, Indonesia menduduki rangking ke 139 dari 144 negara:
o          China 37
o          Vietnam 38
o          Malaysia 75
o          Myanmar 85
o          Thailand 87
o          Philippines 96

2.6 Pengertian Penanaman Modal Asing

            Istilah penanaman modal sebenarnya adalah terjermahan dari bahasa Inggris yaitu investment. Penanaman modal asing atau investasi seringkali dipergunakan dalam artian yang berbeda-beda. Perbedaaan penggunaan istilah investasi terletak pada cakupan dari makna yang dimaksud.
            Komaruddin (1983) memeberikan pengertian investasi dalam 3 arti, yaitu:
a. Suatu tindakan untuk membeli saham, obligasi atau surat penyertaan lainnya;
b. Suatu tindakan membeli barang-barang modal;


c. Pemanfaatan dana yang tersedia untuk produksi dengan pendapatan di masa yang akan datang.

Menurut Undang-undang Nomor 1 Tahun 1967 tentang Penanaman Modal Asing pada Pasal 1 menyebutkan bahwa: “Pengertian Penanaman Modal di dalam Undang-undang ini hanyalah meliputi penanaman modal asing secara langsung yang dilakukan menurut atau berdasarkan ketentuan-ketentuan Undang-undang ini dan yang digunakan untuk menjalankan perusahaan di Indonesia dalam arti bahwa pemilik modal secara langsung menanggung resiko dari penanaman modal tersebut.”
Ismail Sunny dan Rudiono Rochmat (1968) berpendapat bahwa perumusan Pasal 1 itu mengandung 3 unsur pokok, yaitu:
a.       Penanaman secara langsung
Penanaman modal secara langsung dalam Pasal 1 adalah kesimpulan dari defenisi direct investment yaitu bahwa penanam modal(investor) diberikan keleluasaan pengusahaan dan penyelenggaraan pimpinan dan perusahaan di mana modalnya ditanam dalam arti bahwa penanam modal mempunyai penguasaan adata modal. Jadi, penanaman modal langsung itu artinya digunakan untuk menjalankan perusahaan di Indonesia.
b.      Penggunaan modal untuk menjalankan perusahaan
Menjalankan perusahaan menurut Purwosutjipto (1983) yaitu bila dalam melaksanakan pekerjaannya memperhitungkan laba rugi yang dapat diperkirakan dan mencatatnya dalm pembukuan.
c.       Resiko yang langsung ditanggung oleh pemilik modal
Menurut Ismail Sunny, resiko yang langsung ditanggung oleh pemilik modal dilihat dari penggunaannya adalah:
• Kredit
• PMA
Melihat pengertian penanaman modal asing pada pasal 1 tersebut, G. Karatsopoetra dkk (1985) menyebutkan adanya beberapa hal yang menonjol:
a.       Undang-undang PMA tidak mengatur perihal kredit atau peminjaman modal melainkan hanya mengatur tentang penanaman modal asing

b. Memberi kemungkinan perusahaan tersebut dijalankan dengan modal asing sepenuhnya.
c.  Direct investment dalam hal ini bukan hanya modal tetapi kekuasaan dan pengambilan keputusan dilakukan oleh pihak asing, sepanjang segala sesuatunya diperoleh persetujuannya dari pemerintah Indonesia.
d. Joint venture merupakan kerja sama antar pemilik modal asing dengan pemilik modal nasional.
e. Joint enterprise merupakan bentuk kerja sama antara perusahaan nasional dengan perusahaan asing.
f. Berbeda dengan kredit yang resiko penggunaannya ditanggung oleh peminjamnya, sedangkan penanaman modal asing resiko penggunaannya menjadi tanggungan penanam.

2.7 Faktor yang mempengaruhi investasi Modal Asing

Faktor-faktor yang mempengaruhi investasi dapat dibagi dalam 2 bagian, yaitu faktor di dalam negeri dan di luar negeri.
1. Faktor yang mempengaruhi perkembangan investasi di dalam negeri, antar lain adalah:
a. Stabilitas politik dan perekonomian yang sudah menunjukkan kestabilan yang mantap selami ini.
b. Kebijakan dan langkah-langkah deregulasi dan debirokratisasi yang secara terus-menerus telah diambil oleh pemerintah dalam rangka menggairahkan iklim investasi.
c. Diberikannya fasilitas perpajakan khusus unruk daerah tertentu.
d. Tersedianya sumber daya alam yang berlimpah.
e. Tersedianya sumber daya manusia dengan upah yang kompetitif.
2. Faktor luar negeri yang memperngaruhi perkembangan investasi adalah:
a. Apresiasi mata uang dari negara-negara yang jumlah investasinya di Indonesia cukup tinggi, yaitu Jepang, Korea Selatan, Hongkong dan Taiwan.
b. Pencabutan GSP (Generalized System od Preferences) terhadap 4 negara industri baru Asia (Korea Selatan, Taiwan, Hongkong dan Singapura).

c. .Meningkatnya biaya produksi di luar negeri, terutama di negara-negara NIC’S.

2.8   Masalah Investasi Modal Asing dan Upaya Pemecahannya

Mengenai masalah-masalah yang masih sering dikeluhkan oleh para investor dalam merealisasikan proyek-proyek investasinya terutama adalah:
1. Tidak mudahnya memperoleh dukungan pembiayaan.
2. Sulitnya mendapatkan lahan usaha yang sesuai dengan kebutuhan dan dalam waktu yang cepat.
3. Sarana dan prasarana yang masih memadai, terutama di luar Pulau Jawa.
4. Kurang tenaga kerja yang sudah terampil dan yang siap pakai.
5. Sulitnya mencari mitra usaha yang tangguh/bonafid
6. Lamanya pengurusan perizinan di daerah

Untuk Mengatasi maslah-masalah tersebut berbagai upaya telah dilaksanakan, yaitu:
1.  Pemerintah telah mengeluarkan deregulasi di bidang perbankan.
2. Untuk mengatsi kesulitan perolehan tanah, pemerintah telah mengeluarkan Keppres Nomor 53/1989 tentang Kawasan Industri, sedang untuk menanggulangi masalah lahan yang tumpang tindih antar sektor dan antar proyek, pemerintah telah mengeluarkan Keppres Nomor 57/1989 tentang Rencana Tata Ruang.
3. Pemerintah menwarkan sarana dan prasarana seperti jalan tol, jembatan tol, kawasan industri, listrik, telekomunikasi, pelayaran, air minum dan lain-lain kepada sektor swasta.
4. Kurangnya tenaga kerja oleh karena itu investor diminya ikut berperan dengan menyisihkan sebagian modal untuk menyelenggarakan diklat.
5. Untuk mempelancar perizinan di daerah, Menteri Dalam Negeri telah mengeluarkan berbagai perangkat kebijakan dan melaksanakan Pendidikan dan Latihan (Diklay) untuk aparat di daerah guna peningkatan pelayanan.




KESIMPULAN

Investasi itu berhadapan dengan masa mendatang yang penuh ketidakpastian , maka sebelum melaksanakan investasi perlu dilakukan studi kelayakan guna menentukan apakah program investasi itu dapat dilaksanakan dengan menguntungkan.
Studi kelayakan proyek berguna untuk menghindarkan pemakaian dana di sektor yang kurang , atau tidak menguntungkan. Serta bertujuan untuk meminimumkan risiko akan datang, sekaligus memaksimumkan kemaslahatannya di masa yang akan datang tersebut. Studi kelayakan tersebut diperlukan oleh investor dan oleh penyedia dana.





















SARAN & OPINI


1 .Dampak positif dari investasi dalam perekonomian Indonesia salah satunya muncul perusahaan multi nasional yang bisa melakukan investasi di negara manapun.
2. dampak negatif yang timbul akibat investasi salah satunya adalah bisa memunculkan intervensi urusan dalam negeri suatu negara
3.Dampak positif dari PMA adalah memperluas kesempatan kerja
4.Memberikan kesempatan peningkatan kegiatan yang terkait dengan kegiatan perusahaan kecil dan menengah,
5. dampak negatifnya PMA akan meningkatkan perkembangan eksplorasi terhadap SDA .




















DAFTAR PUSTAKA


Basalamah, Salim. 1994. Penilaian Kelayakan Rencana Penanaman Modal. Gajah Mada    
            University Press: Yogyakarta.

Anaroga, Pandji.1995. Perusahaan Multinasional dan Penanaman Modal Asing.Pustaka
            Jaya: Semarang.

www.google.com
www.wikipedia.com
 Nama & NPM      :  Sari Utami            ,26210385
                                Awika Bahani       ,21210236
                                Silmi Izzati            ,26210546
                                Anggi Mustikasari , 20210824
                               

Senin, 21 Februari 2011

SISTEM EKONOMI PANCASILA


 Bagi sementara pemikir serius, krisis moneter dan krisis ekonomi  yang kini sudah memasuki bulan ke-9, merangsang  pemikiran jauh kebelakang yang mempertanyakan apakah seandainya prinsip-prinsip system ekonomi  pancasila sudah diterapkan sejak awal repelita III (1979), krisis yang demikian parah dapat dihindarkan. Dengan kata lain, resesi  ekonomi yang terjadi setelah anjlognya harga ekspor minyak (1982) tidak harus ditanggapi dengan kebijakan deregulasi  yang kemudian “ kebablasan”,  dan terlalu liberal, dengan akibat pertumbuhan ekonomi yang memang meningkat tajam, tapi sayangnya dibarengi dengan ketimpangan ekonomi dan kesenjangan social yang meprihatinkan.

Globalisasi yang semakin semarak diseluruh dunia, lebih-lebih setelah bangkrutnya Uni soviet 1990, tidak saja ditolak meskipun bisa ” mengancam “ ekonomi nasional, tetapi bahkan dijadikan sebagai ”peluang emas” bagi dunia bisnis Indonesia. Pemerintah dan masyarakat memilih mengambil sikap positif terhadap globalisasi dengan pernyataan presiden yang terkenal bahwa, “ suka tidak suka, siap tidak siap”, kita harus ikut globaliasi, karena, “ sudah berada didalamnya”. Inilah salah satu alasan kuat Indonesia justru bertindak menjadi tuan rumah KTT-APEC ke-2 diBogor tahun 1994.

Ekonomi pancasila merupakan ilmu ekonomi kelembagaan (instructional economics) yang menjungjung tinggi nilai-nilai kelembagaan Pancasila sebagai idiologi Negara yang kelima silanya, secara utuh maupun sendiri-sendiri, menjadi rujukan setiap orang Indonesia. Jika Pancasila mengandung 5 asas, maka semua substansi sila Pancasila (1) etika, (2) kemanusiaan, (3) nasionalisme, (4) kerakyatan/demokrasi, dan (5) keadilan social, harus di pertimbangkan dalam model ekonomi yang disusun. Kalau sila pertama dan kedua adalah dasarnya, sedangkan sila ketiga dan keempat sebagai caranya, maka sila kelima Pancasila adalah tujuan dari Ekonomi Pancasila


Pada bulan Agustus 2002 bertepatan dengan peringatan 100 tahun Bung Hatta, UGM mengumumkan berdirinya Pusat Studi Ekonomi Pancasila (PUSTEP) yang akan secara serius mengadakan kajian-kajian tentang Ekonomi Pancasila dengan penerapan di Indonesia baik di tingkat nasional maupun di daerah-daerah. Sitem Ekonomi Pancasila yang bermoral, manusiawi, nasionalistik, demokratis dan berkeadilan, jika diterapkan secara tepat pada setiap kebijakan dan program akan membantu terwujudnya keselarasan dan keharmonisan kehidupan ekonomi dan sosial masyarakat.

Sistem Ekonomi Pancasila berisi aturan main kehidupan ekonomi yang mengacu pada ideologi bangsa Indonesia, yaitu Pancasila. Dalam sitem Ekonomi Pancasila, pemerintah dan masyarakat memihak pada (kepentingan) ekonomi rakyat sehingga terwujud kemeralatan sosial dalam kemakmuran dan kesejahteraan. Inilah sistem ekonomi kerakyatan yang demokratais yang melibatkan semua orang dalam proses produksi dan hasilnya dinikmati oleh semua warga orang dalam proses produksi dan hasilnya dinikmati oleh semua warga masyarakat.
Aturan main sitem ekonomi Pancasila yang lebih ditekankan pada sila ke 4 (Kerakyatan yang dipimpin olek hikmat kebuijaksanaan dan permusyawaratan/perwakilan) menjadi selogan baru yang di perjuangakan sejak eformasi. Melalui gerakan reformasi banyak kalangan terhadap hukum dan moral dapat dijadikan landasan pikir dan landasan kerja. Sitem ekonomi kerakyatan adalah sistem ekonomi yang memihak pada dan melindungi kepentingan ekonomi rakyat. Sistem ekonomi kerakyatan adalah sub-sistem dari ekonomi Pancasila, yang diharapkan mampu meredam akses kehidupan ekonomi yang liberal.

Dasar Pemikiran

1. Ekonomi Pancasila adalah ideologi, ilmu, dan sistem ekonomi berjatidiri Indonesia yang mengacu pada sistem nilai dan sistem sosial-budaya bangsa Indonesia yang berlandaskan etika dan falsafah Pancasila, yang digali berdasarkan kehidupan ekonomi riil (real-life economy) rakyat Indonesia.

2. Ekonomi Pancasila sebagai ilmu dan sistem ekonomi telah memiliki latar belakang sejarah perjuangan dan pengembangan yang cukup panjang, terutama dimulai sejak tahun 1980 oleh Prof Mubyarto dkk, dan tetap eksis sampai sekarang melalui pendirian Pusat Studi Ekonomi Pancasila di UGM, penerbitan buku-buku, seminar, kuliah, dan aktivitas terkait lainnya

3. Ilmu Ekonomi Pancasila berdasar asumsi manusia sebagai makhluk sosial (homo socius) dan makhluk beretika (homo ethicus), bukan sekedar makhluk ekonomi (homo economicus) Oleh kareanya, ilmu ekonomi tidaklah bebas nilai (value free), melainkan sarat nilai (value ladden), sehingga ilmu ekonomi dikembangkan secara normatif, bukan sekedar secara positif. Dengan demikian, ilmu ekonomi mempertimbangkan aspek non-ekonomi, yang harus dikaji secara multidisiplin, bukan sekedar monodisiplin

Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Pancasila Di Indonesia

Sistem Ekonomi Pancasila memiliki empat ciri yang menonjol, yaitu :

1. Yang menguasai hajat hidup orang banyak adalah negara / pemerintah. Contoh hajad hidup orang banyak yakni seperti air, bahan bakar minyak / BBM, pertambangan / hasil bumi, dan lain sebagainya.

2. Peran negara adalah penting namun tidak dominan, dan begitu juga dengan peranan pihak swasta yang posisinya penting namun tidak mendominasi. Sehingga tidak terjadi kondisi sistem ekonomi liberal maupun sistem ekonomi komando. Kedua pihak yakni pemerintah dan swasta hidup beriringan, berdampingan secara damai dan saling mendukung.

3. Masyarakat adalah bagian yang penting di mana kegiatan produksi dilakukan oleh semua untuk semua serta dipimpin dan diawasi oleh anggota masyarakat.

4. Modal atau pun buruh tidak mendominasi perekonomian karena didasari atas asas kekeluargaan antar sesama manusia.

Prinsip Dasar dalam Sistem Ekonomi Pancasila
  • Landasan Filosofis : PANCASILA
  • Landasan Konstitusional : UUD – 1945
Prinsip dasar ekonomi Pancasila (menurut Mubyarto) adalah:

a.    Etika/bermoral

b.    Manusiawi

c.    Nasionalisme ekonomi

d.   Demokrasi ekonomi/ekonomi kerakyatan

e.    Keadilan social


Rumusan Mubyarto tentang Sistem Ekonomi Pancasila
  • Perekonomian digerakkan oleh rangsangan ekonomi, sosial dan moral
  • Ada kehendak masyarkaat untuk mewujudkan pemerataan sosial ekonomi
  • Nasionalisme selalu menjiawi kebijaksanaan ekonomi
  • Koperasi merupakan sokoguru perekonomian nasional
  • Ada keseimbangan antara sentralisme dan desentralisme dalam kebijaksanaan ekonomi.
SEP tidak liberal-kapitalistik, juga bukan sistem ekonomi yang etastik. Meskipun demikian sistem pasar tetap mewarnai kehidupan perekonomian (Mubyarto, 1988).
Rumusan Emil Salim tentang Sistem Ekonomi Pancasila(mengacu pada Pancasila dan UUD 1945) :
  • Sistem Ekonomi yang khas Indonesia sebaiknya berpegang pada pokok- pokok pikiran yang tercantum dalam Pancasila
  • Dari Pancasila, sila keadilan sosial yang paling relevan untuk ekonomi.
Sila keadilan sosial mengandung dua makna :
  1. Prinsip pembagian pendapatan yang adil
  2. Prinsip demokrasi ekonomi
  • Pembagian pendapatann masa penjajahan tidak adil, karena ekonomi berlangsung berdasarkan free fight liberalisme
  • Prinsip demokrasi ekonomi ditegaskan (diatur) dalam UUD 1945 pada pasal-pasal 23, 27, 33, 34.
menurut Mubyanto (Kepala PUSTEK UGM), fakultas ekonomi sebagai gedung pemikiran ilmu ekonomi telah menyumbsng 3 dosa dalam pengajarannya yang berperan memperparah marginalisasi Ekonomi Pancasila, yaitu :

1. Bersifat parsial dalam mengajarkan ajaran ekonomi klasik Adam Smith. Konsep Smith tentang Manusia Sosial (homococius, tahun 1759) dilupakan atau tidak diajarkan, sedangkan ajaran berikutnya pada tahun 1776 (manusia sebagai homoeconomicus) dipuja puji secara membabi buta.

2. Metode analisis deduktif dari teori ekonomi neoklasik di ajarkan secara penuh, sedangkan metode analis induktif diabaikan. Hal demikian bertentangan dengan pesan Alfred Marshall dan gustave Schmoler, dua tokoh ekonomi neoklasik, untuk memakai dua metode secara serentak laksana dua kaki.

3. Ilmu ekonomi menjadi spesialistis dan lebih iarahkan untuk menjadi ilmu ekonomi matematika. Menurut Kenneth Boulding dalam Economic as A Sciense. Ilmu ekonomi dapat dikembangkan menjadi salah satu atau gabungan dari cabang-cabang ilmu berikut : (a) ekonomi sebagai ilmu sosial (social science); (b) ekonomi sebagai ilmu ekologi (ecological science); (c) ekonomi sebagai ilmu prilaku (behavioral science); (b) ekonomi sebagai ilmu politik (political science); dan (f) ekonomi sebagai ilmu moral (moral science).
Sebagai sebuah gagasan besar, Ekonomi Pancasila sebagai sistem ekonomi bukan-bukan, bukan kapitalisme juga sosialime, menawarkan garapan berupa sistem perekonomian alternative yang bersifat komprehensif integral bagi jutaan masyarakat Indonesia demi mewujudkan cita-cita bangsa sebagaimana termaksud dalam alinea IV Pembukaan UUD 1945.

Ekonomi pancasila adalah system ekonomi nasional Indonesia (SENI). Dalam SENI masyarakat bangsa yang beraneka warna ciri-ciri kehidupannya, berinteraksi dalam semangat kekeluargaan, dalam upaya meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat menuju terwujudnya keadilan sosial. Keadilan sosial sebagai tujuan akhir bekerjanya SENI akan tercapai jika seluruh warga masyarakat tanpa kecuali mematuhi aturan main keadilan ekonomi.

Untuk mengkoreksi pembangunan yang timpang, ala system kapitalisme barat yang liberal harus diganti dengan aturan main yang sesuai dengan ideologi bangsa Indonesia yaitu pancasila. Dengan aturan main baru, ekonomi pancasila, para pelaku ekonomi yaitu produsen, konsumen, dan pemerintah, semuanya harus melakukan “banting setir” meninggalkan gaya lama yang etatistik dan system persaingan gontokan bebas (free fight liberalism), serta monopoli yang jelas-jelas menguntungkan diri sendiri, tetapi merugikan masyarakat atau rakyat banyak. Banting setir untuk mematuhi aturan main yang  baru ini bukan hal yang mudah, lebih-lebih dalam suasana globalisasi dan liberalisasi pasar dunia yang menganut aturan main kapitalisme liberal. Namun jika tujuan utama SENI (System Ekonomi Nasional Indonesia) adalah keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, dengan perekonomian nasional yang kuat dan tangguh, aturan main yang harus dipatuhi adalah aturan main ekonomi pancasila ini, yang tidak seyogyanya “dikompromikan” sehingga mengorbankan ekonomi nasional Indonesia.


Sumber :   www.scribd.com/.../Sistem-Ekonomi-Indonesia-Dan-Ekonomi-Pancasila
     zonaekis.com/sistem-ekonomi-pancasila-sep
     awansantosa.blogspot.com/2005/08/manifesto-ekonomi-pancasila.html


Senin, 14 Februari 2011

PENANGGULANGAN KEMISKINAN HARUS SATU PINTU

PENDAHULUAN

Kebijakan Pemerintah yang ingin menuntaskan kemiskinan seringkali tidak sesuai dengan implementasi dalam masyarakat. BLT, Raskin, dan lain-lain semuanya itu memiliki satu hambatan yang sering atau mungkin sengaja dilupakan oleh Pemerintah. Pemerintah seolah-oleh hanya setengah hati dalam melakukan kebijakan untuk urusan publik, terutama kalangan bawah. dukungan data dan informasi dalam era sekarang ini harusnya sudah diterapkan dalam kebijakan administrasi publik. Pemerintah harus membuat suatu pendataan bagi warga negara Indonesia dari Sabang sampai ke Merauke. Seperti yang telah diterapkan negara Malaysia, yakin Single ID Card. Dengan itu, Malaysia secara tidak langsung bisa mengatasi krisis ekonomi pada tahun 1998. Hal ini dikarenakan data warga negaranya dapat digunakan untuk pengambilan dana zakat dan pajak.

Indonesia dengan jumlah penduduk yang begitu besar seharusnya dimanfaatkan untuk penggalangan dana segar dengan payung zakat. Ini sebenarnya jauh lebih mudah, mengingat penduduk Indonesia yang mayoritas muslim. Jumlah penduduk ini, seringkali dimanfaatkan oleh negara-negara asing juga pengusaha sebagai pasar bagi produknya. Dengan zakat, yang dikelola oleh suatu Badan yang bisa dipercaya masyarakat, Indonesia akan cepat maju mengalahkan negara-negara tetangga bahkan negara maju dari Eropa dan Amerika.

Indonesia itu kaya akan sumber daya alam, sumber daya manusia dan juga teknologi. Maka saya yakin, jika Kebijakan Zakat yang didukung oleh Single ID card, kita bisa mewujudkan Negara Indonesia adil dan makmur, dengan seluruh komponen bangsa yang bersatu padu.

ISI

Penanggulangan kemiskinan , terutama kelompok fakir miskin, dinilai harus satu pintu dan terkoordinasi, sehingga tidak ada kebijakan yang tumpang tindih antara kementerian dan kelembagaan. “ Program penanggulangan kemiskinan tersebar di banyak departemen. Ini yang harus dirapikan. Harus ada satu koordinasi untuk pemberdayaan kelompok masyarakat miskin, “ kata annnggota komisi VIII DRP Narul Iman, di jakarta, Rabu 9/2.

Dikemukakanny, DPR akan mempercepat pembahasan RUU tentang Fakir Miskin sehingga penanganan pemerintah pemerintah lebih fokus. Saat ini, RUU tentang Fakir Miskin masih dibahas oleh Panja Komisi VIII yang masih dalam tahap Daftar Inventarisasi masalah (DIM)

RUU tentang Fakir Miskin akan menjadi payung hukum sehingga amanat UUD 1945 yang menyatakan anak terlantar dan Fakir Miskin harus dipelihara oleh negara dapat dijalankan. Kelompok masyarakat yang masuk fakir miskin dari sisi penghasilan yaitu yang berpenghasilan Rp. 190.000,- perbulan di perkotaan dan Rp. 170.000,- perbulan di perdesaan.

Dia juga menilai pendataan orang miskin harus lebih akurat dan banyak yang membawanya keranah politisasi. “ Kita harus rasional melihat antara statistik dan kenyataan. Ada yang masih miski, tapi tidak tercatat atau ada yang sebenarnya tidak miskin, tapi dicatat sebagai orang miskin. Ini harus juga dibenahi. Berdasarkan data, penduduk miskin di pedesaan mencapai 20,62 juta orang, sedangkan si perkotaan 11,91 juta orang.

Teguh Haryono Raharjo, Direktur penanggulangan Kemiskinan Perdeaan Kementerian Sosial mengatakan, pihaknya saat ini fokus menangani keluarga fakir miskin produktif. Pada 2011 direncanakan akan member I bantuan dengan program Kelompok Usaha Bersama(KUBE) dengan sasaran 21.540 keluarga atau 2.154KUBE, rehabilitasi rumah tidak layak huni sebanyak 3.160 unit, dan perbaikan sarana lingkungan 33 unit.
Jumlah sasaran yang ditanggulangi memang masih sangat sedikit karena anggaran yang terbatas. Sasarannya akan mencapai 20 persen penanggulangan kemiskinan di pedesaan. Pemberdayaan rakyat miskin juga terbentur dengan pemerintah daerah (Pemda) yang sangat mengandalkan anggaran dari pusat. Tenaga pendampingan untuk KUBE hanya mendapat anggaran dari pemerintah pusat selama 6 bulan. Ketika anggaran itu berhenti, Pemda tidak melanjutkan. “Padahal pendampingan sangat diperlukan agar usaha yang sudah dirintis tidak berhenti. Ketika usahanya berhenti, tingkat kesejahteraannya tidak akan berubah.

PENUTUP

Cara untuk mengatasi kemiskinan dan rendahnya kualitas lingkungan permukiman masyarakat miskin adalah tidak dengan menggusurnya. Penggusuran hanyalah menciptakan masalah sosial perkotaan yang semakin akut dan pelik. Penggusuran atau sering diistilahkan sebagai peremajaan kota adalah cara yang tidak berkelanjutan dalam mengatasi kemiskinan.
Aktivitas hijau seperti yang dilakukan oleh masyarakat Penjaringan dan Kampung Toplang merupakan bukti kuat bahwa masyarakat miskin mampu meningkatkan kualitas lingkungan permukiman dan juga mengentaskan kemiskinan. Masyarakat miskin adalah salah satu komponen dalam komunitas perkotaan yang mesti diberdayakan dan bukannya digusur. Solusi yang berkelanjutan untuk mengatasi kemiskinan dan permukiman kumuh di perkotaan adalah pemberdayaan masyarakat miskin dan bukanlah penggusuran.

SUMBER:
1.indorating.com/view.php?pg=2010/10/18102010/9615
2.http://www.dhanisetyo.info/topic/artikel-cara-mengatasi-kemiskinan-di-indonesia
3.Berita Harian Sinar Harapan

Jumat, 28 Januari 2011

Artikel " Pilih yang praktis atau Koneksi Lancar ?"

Pengertian Bisnis Online adalah cara berbisnis seorang pebisnis yang dikerjakan secara online / berbisnis di internet. Tak dapat diragukan lagi bahwa kini bisnis online memiliki prospek bisnis yang cukup besar. Peluang bisnis yang terbilang cukup mudah dan murah untuk dijalankan ini mampu memberikan keuntungan besar bagi para pelaku usahanya. Mulai dari berjualan barang maupun menawarkan jasa melalui toko online, hingga membantu penawaran produk sebagaireseller maupun affiliate banyak diminati para pencari usaha.
Perkembangan Bisnis Online dI Indonesia
Seiring Dengan Kemajuan IT di Indonesia Perkembangan Dan Kebutuhan Website Meningkat tajam. Dari tahun ke tahun banyak sekali Instansi, Perusahaan, Pemerintahan, Hotel maupun Usaha Personal yang mulai melirik promosi lewat internet. Tak heran hal itu terjadi karena website merupakan salah satu Kekuatan Brand Bagi dunia usaha. Website Dapat Meningkatkan Nilai Penjualan dan Promosi tanpa harus mengeluarkan banyak biaya. Jika dilihat dari tren perkembangan dunia usaha online di Indonesia juga mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, tren Online Marketing mengalami tren naik sangat tajam di Indonesia. Dari sekitar 1 Juta Blogger di tahun 2004 menjadi sekitar 50 juta Blogger di tahun 2010 (Sumber : www.alexa.com) dan akan terus naik di tahun tahun selanjutanya karena semakin mudahnya akses internet di Indonesia. Internet marketing sebenarnya sudah populer di berbagai negara maju sejak tahun 1999, dimulai dengan lahirnya mesin pencari dan email web based www.yahoo.com kemudian disusul oleh kelahiran mesin pencari lain yang sekarang sangat familiar yaitu www.google.com sekitar tahun 1998-1999 yang didirikan oleh dua anak muda Lawrence dan Sergrey Brin. Pendiri Google dalam waktu singkat berhasil masuk dalam 30 besar orang terkaya di dunia. Kemudian di tahun tahun selanjutnya berdiri juga website berbasis social bookmarking anatara lain : www.friendster.com yang didirikan oleh Jonathan abram, www.facebook.com Oleh Mark Zukenberg. Internet pada masa sekarang ini sudah merupakan kebutuhan pokok, kita dapat memperoleh berbagai macam informasi, berbelanja online, online banking, online marketing, online affiliate, sosialisasi online, kuliah online, online advertising dll. Sebagai contoh situs online banking yang sedang naik daun adalah www.paypal.com sedang situs online shopping dan online marketplaces adalah www.ebay.com dan www.amazon.com yang menjual barang dari mulai barang pecah belah sampai mobil mewah. Tentu saja kemajuan yang begitu pesat yang semakin mewujudkan dunia tanpa batas ini sudah tercium oleh masyarakat Indonesia, banyak perusahaan berskala besar, menengah dan kecil yang ikut membangun kekuatan brand di dunia online. Promosi produk secara online memang menjadi pilihan tepat saat ini disamping biaya yang relatif murah juga karena pentingnya sosilaisasi produk untuk skala global. Bisa dikatakan dalam dekade terakhir perkembangan bisnis online di Indonesia sangat pesat, perkembangannya meliputi berbagai macam bidang usaha, tidak hanya yang disebutkan diatas tetapi juga bidang usaha lainnya. Di Indonesia sendiri banyak sekali situs yang sudah mulai go Internasional dan mempunyai jutaan member dan ribuan visitor setiap harinya. berbagai situs tersebut ada yang murni Online business ada yang semi online atau bisnis offline hanya saja menggunakan pemasaran online. Dengan kata lain Bisnis online di Indonesia sudah dikenal dan diperhitungkan di dunia Internasional. selain itu juga jumlah pemakai internet Indonesia yang besar menjadikan Indonesia Sebagai Pasar yang potensial untuk Bisnis online dari berbagai negara di seluruh dunia. bukti dominasi Indonesia juga ditunjukkan dengan banyaknya pengguna Indonesia dalam berbagai situs jejaring sosial seperti www.facebook.com , www.friensdster.com dan www.twitter.com. Hal inilah yang menjadikan nilai tambah Negara Indonesia dipandang dari segi Bisnis Online terutama perkembangan pesat yang terjadi 10 tahun terakhir 2000 s/d 2010.

Contoh Bisnis online yang sedang pesat berkembang, misalnya :
1. Bisnis modem
2. Bisnis kecantikan, menjual produk kecantikan
3. Bisnis menjual pakaian yang berlabel impor
4. Bisnis menjual hp

Berbisnis Dengan Modal Pengetahuan Teknologi

Pilih yang praktis atau koneksi lancar ?
Kini sudah tersedia beragam pilihan untuk memudahkan akses internet, mulai dari modem ADSL, yang memanfaatkan kabel dari fixed telephone , USB modem , hingga ponsel modem. Keduanya menggunakan jaringan seluler.
Selain itu, belakangan ini juga semakin banyak tempat-tempat public yang menyediakan layanan hotspot , seperti kampus , kafe, sampai pusat pembelanjaan. Dengan begitu , mereka yang memiliki notebook bias mengakses internet.
Dan khusus Teknologi seluler, beragam produk juga ditawarkan oleh setiap operator GSM ( GPRS sampai 3,5 G) dan CDMA , berkaitan dengan akses data dan internet.
Menurut pakar telekomunikasi Heru Sutadi , dengan adanya jaringan ponsel , memberikan kemudahan koneksi karena koneksi pengguna bisa mengakses dimana saja.
Mengingat jaringannya sudah menjangkau pelosok nusantara. Selain itu, tambah Heru , saat ini juga sudah banyak operator yang menawarkan koneksi Wireless Internet berkecepatan tinggi, Sebut saja Telkomsel Flash dan Indosat.dengan tarif terjangkau.
Belum lagi operator lain yang menjual koneksinya per kilobyte seperti Axis, XL, IM3. dengan begitu , konsumen bias mengisi ulang pulsa Internet seperti halnya ponsel.
Untuk ponsel modem , menurut Heru , keunggulannya bias digunakan bertelepon selain berinternet . Juga tidak perlu mengganti kartu untuk alih fungsi. .” Jika menggunakan modem USB , kita harus melepas dulu kartu dari modem dan memasangnya di ponsel . Beberapa ponsel modem tetap bias menerima panggilan masuk dan SMS saat digunakan untuk akses internet. “, jelas dia.
Namun kelemahan ponsel modem dibandingkan USB modem , menurut Heru, adalah saat baterai melemah , ponsel modem akan lebih bekerja keras dan menyebabkan komponen panas . Sementara USB modem, Karena desain hanya untuk akses internet, maka alternatif tidak mudah panas .
Soal Harga , modem USB modem kini juga jauh lebih murah dibandingkan beberapa tahun lalu. Dulu , Kisaran harganya di atas satu juta rupiah , kini bisa di dapat dengan 300 ribu rupiah..
Persaingan antara operator seluler , kata Heru , menyebabkan harga pulsa semakin murah . Ini juga mengakibatkan efisiensi infrastruktur sharing , yaitu penggunaan infrastuktur secara bersamaan , misalnya satu BTS untuk beberapa operator.
Berikut beberapa keuntungan bisnis online yang menjadi daya tarik para pencari usaha :

1.Tidak membutuhkan modal usaha yang terlalu besar.
Dalam menjalankan bisnis online, modal bukanlah hal utama bagi para pengusaha. Karena banyak peluang yang dapat dijalankan dengan modal kecil bahkan tanpa modal sama sekali, modal utama yang seharusnya dimiliki adalah fasilitas komputer dan adanya jaringan internet
2.Menjangkau pasar yang lebih luas dibandingkan toko offline.
Keuntungan yang kedua dari bisnis online adalah, luasnya jangkauan pasar. Karena dengan jaringan internet, dapat membantu pemasaran bisnis yang Anda jalankan hingga mencakup semua daerah bahkan sampai ke lain negara. Yang dibutuhkan hanya optimalisasi penggunaan SEO, agar bisnis Anda mudah ditemukan konsumen
3.Biaya operasional yang cenderung lebih murah dibandingkan bisnis offline.
Bisnis online dapat dikerjakan dari rumah, dan tidak terlalu membutuhkan biaya operasional yang terlalu tinggi layaknya bisnis offline
4.Memberikan keuntungan baik materi maupun non materi.
Keuntungan materi yang diperoleh dari bisnis online tidak kalah besar dibandingkan bisnis offline, karena biaya operasional bisnis online yang cenderung masih rendah. Selain itu keuntungan non materi dengan bertambah luasnya jaringan, juga sangat membantu perkembangan bisnis online yang dijalankan
5.Waktu kerja bisnis online yang tidak terbatas,
Bahkan nonstop 24 jam. Karena dalam menjalankan bisnis online yang bekerja adalah sistem, sehingga tugas kita sebagai pemilik usaha hanya memberikan follow up atas permintaan yang telah diterima system.
6.Mudahnya pelayanan yang diberikan kepada para konsumen,
Dengan fasilitas online yang mendukung. Misalnya untuk pembayaran dapat dilakukan dengan mencantumkan nomor rekening perusahaan Anda, sehingga hasil omset penjualan dapat langsung Anda terima.
7.Tidak butuh jumlah karyawan yang banyak
Dengan tidak menggunakan karyawan maka dapat meminiisasikan biaya bisnis.

Selain kelebihan di atas, bisnis online juga memiliki kekurangan atau kelemahan.

Beberapa hal yang menjadi kelemahan bisnis online, yaitu :
1.Koneksi internet yang mahal, maka para pembisnis online harus bisa menyikapi hal ini, dengan cara memanfaatkan promo-promo di pasaran.
2.Kurva pembelajaran lama, lebih banyak mengandalkan pengalaman pribadi untuk meraih kesuksesan bisnis online.
3.Sulitnya membangun kepercayaan dengan customer
4.Terlalu banyak pilihan bisa membuat kita bingung mau memilih yang mana.

Tujuan dari bisnis online , yaitu untuk menciptakan peluang kerja dalam dunia maya yang dapat menghasilkan uang dan sebagai suatu mata apencaharian yang menguntungkan

Sabtu, 18 Desember 2010

BISNIS ONLINE



Satu pengertian bisnis online adalah bisnis yang dijalankan melalui jaringan internet dengan membuat website berdasarkan profil perusahaan kita. Bisnis Online dengan segala pengertiannya mempunyai berbagai batasan-batasan yang tidak jauh beda dari bisnis offline. Kalau anda belajar internet marketing sebagai affiliate marketer anda akan mendapati begitu banyak hal dasar yang harus diketahui terlebih dahulu sebelum terjun ke medan untuk mempromosikan suatu produk. Kalau mereka para spammer yang tidak tahu kalau diri mereka adalah spammer sudah sepatutnya belajar etika bisnis online.
Bisnis online banyak dijalankan oleh masyarakat, karena bisnis online memiliki beberapa kelebihan yang tidak dimiliki oleh bisnis offline. Berikut beberapa keuntungan bisnis online yang menjadi daya tarik para pencari usaha :

1.      Tidak membutuhkan modal usaha yang terlalu besar.
Dalam menjalankan bisnis online, modal bukanlah hal utama bagi para pengusaha. Karena banyak peluang yang dapat dijalankan dengan modal kecil bahkan tanpa modal sama sekali, modal utama yang seharusnya dimiliki adalah fasilitas komputer dan adanya jaringan internet

2.      Menjangkau pasar yang lebih luas dibandingkan toko offline.
Keuntungan yang kedua dari bisnis online adalah, luasnya jangkauan pasar. Karena dengan jaringan internet, dapat membantu pemasaran bisnis yang Anda jalankan hingga mencakup semua daerah bahkan sampai ke lain negara. Yang dibutuhkan hanya optimalisasi penggunaan SEO, agar bisnis Anda mudah ditemukan konsumen

3.      Biaya operasional yang cenderung lebih murah dibandingkan bisnis offline.
 Bisnis online dapat dikerjakan dari rumah, dan tidak terlalu membutuhkan biaya operasional yang terlalu tinggi layaknya bisnis offline

4.      Memberikan keuntungan baik materi maupun non materi.
Keuntungan materi yang diperoleh dari bisnis online tidak kalah besar dibandingkan bisnis offline, karena biaya operasional bisnis online yang cenderung masih rendah. Selain itu keuntungan non materi dengan bertambah luasnya jaringan,  juga sangat membantu perkembangan bisnis online yang dijalankan

5.      Waktu kerja bisnis online yang tidak terbatas, bahkan nonstop 24 jam.
Karena dalam menjalankan bisnis online yang bekerja adalah sistem, sehingga tugas kita sebagai pemilik usaha hanya memberikan follow up atas permintaan yang telah diterima system

6.      Mudahnya pelayanan yang diberikan kepada para konsumen,
dengan fasilitas online yang mendukung. Misalnya untuk pembayaran dapat dilakukan dengan mencantumkan nomor rekening perusahaan Anda, sehingga hasil omset penjualan dapat langsung Anda terima.
7.      Tak Perlu Toko
Dengan berbisnis via internet, Anda tak memerlukan toko untuk memajang barang dagangan yang ditawarkan. Sehingga bisa menghemat biaya operasional, yaitu biaya sewa dan biaya lain seperti listrik, air, dan lainnya, termasuk pramuniaga (penjaga toko).

  1. Tak Perlu Gudang & Tempat Luas Untuk Stok Barang
    Salah satu keunggulan dari berbisnis via internet ini seringkali pebisnis tak perlu tempat alias gudang besar untuk stok barang/ dagangannya, sehingga bisa menghemat biaya gudang atau sewa tempat. Salah satu contoh pebisnis lewat internet adalah DELL Computer di Amerika Serikat, yang menjual komputer melalui internet.
Sedangkan kekurangannya, antara lain adalah :
  1. Resistensi Membeli Secara Online
    Bagi orang awam yang belum pernah bertransaksi secara online, akan merasa janggal ketika harus bertransaksi tanpa bertatap muka atau melihat penjualnya. Belum lagi ketakutan bila pembayaran tak terkirim atau tak diterima. Atau barang tak dikirim, atau bahkan barang dikirim tetapi tak diterima.

  1. Sistem Pembayaran
    Salah satu penyebab nomor 3 atas resistensi membeli atau berbelanja secara online, karena “dirasakan” rumitnya sistem pembayaran untuk transaksi online. Banyak orang meragukan transaksi dengan pembayaran ke rekening langsung melalui transfer bank, karena takut tertipu.
    Metode yang sering dilakukan, pakai kartu kredit. Sayangnya, banyaknya penipuan kartu kredit di Indonesia untuk transaksi online, menyebabkan pembayaran kartu kredit di Indonesia ditolak. Metode lainnya, dengan uang elektronik atau dompet elektronik. Tapi, tak semua orang familiar dengan metode ini, dan dirasa amat merepotkan.

  1. Pasar Seluruh Dunia Tapi Terbatas Pada Pengguna Internet (Muda)
    Pengguna internet (khususnya di Indonesia, jika hanya ingin memasarkan di Indonesia), relatif anak muda. Orang tua usia di atas 45 tahun hanya sedikit yang menggunakan internet sebagai media transaksi (kecuali sebagian untuk transaksi perbankan). Sehingga, bila barang yang Anda pasarkan menargetkan kalangan atas dengan usia lebih “matang”, kemungkinan akan lebih memilih transaksi secara konvensional.


Khusus untuk bisnis online di bidang pakaian jadi, beberapa kekurangan yang mungkin timbul, antara lain :
  1. Ukuran/ Size Untuk Pakaian Yang Tak Sama
    Tak bisa dipungkiri, ukuran tubuh orang Asia, terutama Indonesia, berbeda dengan ukuran tubuh orang asing. Maka, ukuran pakaian akan sangat sensitif.
    Hal ini amat berhubungan dengan pasar online dari segi marketing atau internet bisnis yang tak ada batasnya, sehingga Anda bisa menawarkan, bahkan ada kemungkinan mendapatkan pembeli dari luar negeri.
  2. Keinginan Untuk Memegang & Mencoba Bahan
    Sedangkan untuk pasar Indonesia, pergi berbelanja masih dianggap aktivitas menyenangkan pelepas kepenatan dari pekerjaan dan beban hidup (terutama bagi wanita).
    Selain itu, pembeli khususnya di Indonesia masih lebih mementingkan panca indera perasa (tangan) untuk mengetes barang yang akan dibeli, cocok dengan ekspetasinya atau tidak. Jadi, keberadaan toko masih diperlukan.
Nah, itulah sebagian kelebihan dan kekurangan berbisnis online, mulailah persiapkan semuanya dengan lebih baik.
Berbisnis online, sekali lagi, akan tergantung dari jenis usaha atau dagangan yang ditawarkan, target pasar, metode pembayaran, dan lainnya.
Jika anda ingin memasarkan produk anda ke luar negeri, resistensi dan keraguan dalam bertransaksi bisa dieliminasi dengan memberikan jaminan tukar barang atau uang kembali, bila barang yang dipesan tak sesuai. Dan anda harus konsisten dalam memberikan janji.
Sedangkan untuk pasar lokal Indonesia, harus dipikirkan cara agar “dagangan” anda juga punya display atau tempat untuk memajang barang dagangan agar bisa dilihat, dipegang, dicoba, dan dirasakan pembeli. Setelah berhasil melakukan transaksi pertama dan puas, biasanya mereka tak akan ragu untuk membeli secara online lagi.
Selamat mencoba!
Berbicara tentang ide dan strategi pemasaran (marketing strategy) untuk pertumbuhan bisnis online sangat menarik. Ini berkaitan dengan hal-hal penting dalam pamasaran seperti; bagaimana Anda menarik perhatian orang, membangkitkan minat mereka, memicu keinginan mereka, dan memotivasi mereka untuk mengambil tindakan? jika Anda telah menemukan jawaban dari pertanyaan diatas maka anda telah menemukan strategi jitu untuk sukses pemasaran dan bisnis online Anda. Namun jawabannya adalah sebenarnya sangat berkaitan dengan hal hal penting pula seperti niche pasar, produk dan jasa, dan juga perkembangan strategi pemasaran yang terus diperbaharui sesuai dengan tren dan juga kebudayaan yang ada..
Meskipun tidak sempurna, beberapa tips berikut ini setidaknya dapat sedikit membantu dalam internet marketing dan bisnis online Anda, atau juga bisnis offline secara lebih umum.

Dapatkan Kepercayaan Pelanggan
Saat pertama calon pelanggan bertemu dengan Anda, biasanya terdapat keraguan, skeptis, ketidakpedulian, atau bahkan calon pelanggan bingung dengan Anda. Dalam hal ini Anda perlu untuk mempromosikan beberapa hal penting seperti; citra pengalaman Anda, kualitas, ketergantungan, baik layanan pelanggan atau nilai tambah bagi calon pelanggan Anda. Ini bertujuan untuk mendapatkan kepercayaan  mereka dan mengatasi kesulitan dalam penjualan. Komunikasikan dengan jelas apa keuntungan calon pelanggan Anda jika berbisnis dengan Anda. Berikan alasan kuat mengapa mereka harus berbisnis dengan Anda. Jika dalam hal ini anda gagal, maka calon pelanggan anda akan berlari dan mungkin menjadi pelanggan dan mitra pesaing Anda.

Menembus kesadaran audiens target
Memasuki pikiran calon pelanggan Anda dengan menggunakan strategi pemasaran yang terintegrasi. Dalam hal ini biasanya mencakup strategi pemasaran situs web direncanakan dengan baik. Sederhananya begini: semakin banyak cara publik mendengar tentang Anda, maka semakin baik pula kesempatan Anda untuk memperkenalkan merek, kredibilitas, dan tentunya pangsa pasar yang lebih besar.

Tunjukkan antusiasme Anda
Jika Anda sangat percaya pada produk, layanan, perusahaan Anda, dan diri Anda sendiri, maka calon pelanggan akan mengetahui bahwa sikap bersemangat dan percaya diri Anda akan membuat mereka optimis untuk berbisnis dengan Anda. Kata-kata Anda memang penting, tapi komunikasi nonverbal - nada suara Anda, nada, kecepatan bicara, volume, ekspresi wajah, keterampilan mendengarkan Anda, kontak mata, dan responsif secara keseluruhan - dapat memiliki dampak yang lebih besar mengenai bagaimana Anda mempengaruhi dan membujuk calon pelanggan, calon klien, atau calon anggota Anda.

Pembelian merupakan keputusan emosional.
Menanamkan dalam diri prospek Anda tentang perasaan yang baik seputar perusahaan Anda, Bagaimana Anda akan berbisnis dengan mereka, dan bagaimana Anda dapat memperbaiki kehidupan mereka atau memecahkan masalah mereka. Untuk Mencapai hal yang sama penting dalam proses penjualan dan pemasaran adalah seperti memusatkan perhatian pada fitur produk dan juga manfaat produk.Anda perlu mempelajari lebih dalam lagi tentang emosi dalam dunia marketing.

Mengusir ketidakpercayaan.
Dapatkan kepercayaan klien dan hilangkan perasaan tidakpercaya mereka dengan menawarkan jaminan tertulis kepuasan misalnya bila memungkinkan. Paparkan beberapa testimonial kepuasan pelanggan Anda, referensi, atau mungkin dengan bergabung dengan organisasi profesional yang dihormati dan terkenal , seperti Better Business Bureau, Kamar Dagang, dan asosiasi industri dan lain sebagainya.

Mengenakan tenggat waktu.
Masalah hambatan kesuksesan penjualan dalam marketing adalah adanya "penundaan". Ini biasa terjadi dan sangat umum. Untuk mengatasi kecenderungan alami manusia tentang penundaan pembelian, seringkali diperlukan untuk menyertakan kata "mendesak" ke iklan atau presentasi penjualan Anda. Ini seperti menyertakan kalimat "hanya untuk 100 pendaftar pertama" misalnya. Ini biasanya akan efektif untuk mendorong calon pelanggan Anda untuk melakukan tindakan pembelian secepat mungkin.

Membuat rencana pemasaran yang matang
Membuat rencana pemasaran bisnis kecil dengan mengidentifikasi dan memanfaatkan kekuatan dan peluang. Perencanaan strategi pemasaran. Anda juga harus memperhitungkan faktor-faktor seperti kelemahan Anda, ancaman eksternal seperti kompetisi, faktor-faktor ekonomi, dll. Dan juga strategi pemasaran yang anda gunakan, tujuan promosi, strategi penetapan harga, dan keputusan distribusi, strategi media, penjualan dan pengeluaran anggaran, analisis sasaran pasar (mengetahui pelanggan Anda), dan tersedianya alat-alat pemasaran, sehingga mungkin Anda perlu untuk melakukan riset atau melakukan akuisisi misalnya. Ini berkaitan dengan Marketing Plan.

Menggunakan Web (Internet Marketing)
Strategi ini dapat sangat efektif, dan inilah salah stu strategi pemasaran bisnis online Anda. Jika Anda sudah memiliki situs web, pastikan itu "dioptimalkan" untuk kata kunci sesuai prospek yang Anda cari. Ini berkaitan erat dengan SEO atau search engine optimization. Pelajari lebih lanjut tentang SEO.

Aspek penting lain adalah meningkatkan "visibilitas" Anda. Buat diri anda "terlihat". Atau kalo ANda mengibaratkan bendera, maka kibarkan setinggi mungkin agar telihat orang banyak. Seperti dalam SEO dalam hal ini mesin pencari Google adalah untuk mendapatkan situs lain yang link ke situs Anda. Ini biasanya disebut sebagai backlink atau linkin.

Teknik ini akan membawa Anda kepada manfaat yang optimal ketika situs yang terhubung ke Anda adalah situs yang mapan (dalam hal ini mungkin seperti PR tinggi), memiliki tema yang sama ke situs Anda (sering disebut faktor relevansi), atau dianggap sebagai "situs otoritas". (Situs Otoritas utama seperti mendapatkan link dari situs pemerintah (dot-gov), lembaga pendidikan (dot-edu), dan organisasi (dot-org). Web situs yang memiliki kualitas karena mendapatkan linkin atau backlink dari situs lain yang berkualitas, biasanya akan diberikan posisi yang lebih tinggi oleh mesin pencari Google daripada yang tidak. Pelajari SEO lebih jauh lagi tentang backlink dan link in. Terimakasih, semoga bermanfaat. Salah satu yang paling umum pada bisnis online saat ini adalah affiliate marketing. Anda bertugas mempromosikan produk perusahaan secara online dan Anda mendapatkan komisi pada setiap penjualan produk yang berhasil Anda lakukan.
Ada banyak keuntungan yang terkait dengan peluang bisnis online ini. Anda dapat bergabung dengan bisnis ini dengan biaya yang kecil, Anda memiliki kesempatan untuk mendapatkan pendapatan yang besar. Pangsa pasar Anda sangat luas karena menjangkau seluruh dunia. Anda hanya membutuhkan koneksi internet dan sebuah situs web/blog untuk memasarkannya.
Contoh dari affiliate marketing yang terkenal adalah amazon.com, ebay dan clickbank.
Sekarang banyak dijumpai kursus singkat bagaimana membuat mini site amazon seperti yang dilakukan oleh belajar bisnis online. Hal ini dilakukan untuk menyiasati persaingan penjualan produk-produk amazon yang sangat banyak bermunculan akhir-akhir ini. Anda akan bersaing dengan ratusan, ribuan bahkan mungkin jutaan blog/web yang menjadi afiliasi amazon. Tapi Anda jangan menyerah dulu, toh banyak juga orang Indonesia yang berhasil dalam bisnis ini. Pendapatan puluhan juta per bulan sudah biasa kita dengar, tinggal bagaimana Anda sendiri seberapa serius Anda akan terjun ke bisnis afiliasi.
1.Agar sukses menjalani bisnis affiliate marketing, Anda harus belajar membuat web/blog, memahami SEO, belajar tentang search engine ( mengetahui pasar yang akan dibidik, sedikit yang mencari tetapi potensial untuk membeli produk ). Banyaklah belajar dari forum-forum seperti adsense-id, forums.digitalpoint dan forum-forum lain yang membahas masalah affiliate marketing.
2.  Menjadi penulis konten.         
 Banyak perusahaan dan individu mencari konten baru untuk digunakan pada blog mereka atau kampanye pemasaran. Beberapa orang pemilik web/blog tidak punya waktu atau tidak memiliki keterampilan dalam menulis. Jika Anda memiliki kemampuan menulis, peluang ini sangat terbuka luas buat Anda. Di forum seperti adsense-id banyak anggota yang menawarkan jasa penulis konten. Jasa penulisan konten ini terjadi karena pemilik blog mendapatkan pekerjaan untuk menulis sebuah review produk atau penulisan artikel untuk pemasaran sebuah situs/blog yang menginginkan artikelnya unik. Biasanya pemilik blog yang mendapatkan pekerjaan tersebut tidak memiliki waktu untuk menulis karena saking banyaknya blog yang dimiliki.
3.Situs flipping adalah tentang membuat situs dan menjualnya di internet.
Jika Anda tidak memiliki keahlian untuk membuat situs Anda dapat membeli situs siap pakai dan mempelajari beberapa dasar HTML, sehingga Anda dapat melakukan perbaikan kecil dan menjualnya dengan jumlah uang yang lebih tinggi.
Anda bisa memperoleh informasi mengenai flipping ini di flippa.com
4.Membuat produk sendiri dan menjualnya di internet.
Salah satu keuntungan memiliki produk sendiri adalah keuntungan yang Anda peroleh bisa lebih besar. Menjual informasi produk sangat potensial sekali dilakukan secara online. Anda perlu waktu untuk menemukan sesuatu yang hangat dan banyak dicari kemudian menjualnya secara online. Anda bisa menemukan contoh dari afiliasi produk ebook di clickbank